04 January 2008

Panggung Penari Latar

Hampir di setiap pertunjukan musik di televisi Indonesia sering kita jumpai bermacam penari latar. Saya perhatikan diantaranya ada Batavia Dancers, Yukitanari Dancers dan lain-lainya, mungkin itu dalah nama perusahaan atau agen penyedia jasa para penari latar tersebut.

Penari latar yang saya maksud ini biasanya tampil ketika pertunjukan musik di televisi, apapun musiknya bisa dipastikan akan melihat lenggok-lompatan penari latar. Saking seringnya pertunjukan musik yang di kolaborasi dengan penari latar ini terkadang saya melihat ada komposisi kolaborasi yang terlalu di paksakan, ingin sekali saya menikmati performance musik sebuah band atau penyanyi sebagai musik itu sendiri tanpa diganggu lompatan, putaran, senyum lebar buatan, lari maju-mundur yang seringkali gerakanya monoton hanya kostumnya yang sering diganti.

Karena yang saya lihat ini di televisi tentunya ini ulah kameramen juga yang terkadang over expose pada dancer, sehingga saya bingung sedang nonton musik atau tari-tarian. Sekali lagi, karena ini di televisi tentunya saya maklum-maksum (maklum maksimal) pada fenomena joget panggung televisi Indonesia, karena di situ ada banyak peran modal dari Industri TV, Agen dancer, Persewaan kostum dll.

Tapi intinya saya tidak berselera melihat dancer yang terlalu dipaksakan pada sebuah pertunjukan musik atau tidak berselera melihat musik dinodai dancer. Rasanya seperti sarapan Soto trus kuahnya di cemplungi Es Batu, Mak Nyeeesss...

Bangunan Saksi Peradaban













Ketika semarak manusia pada jamannya merayakan agama, bangunan-bangunan hebat saat itu adalah simbol-simbol agama itu sendiri, banyak bangunan hebat saat itu seperti Candi, Gereja, Masjid dan simbol agama saat itu dibangun dengan spektakuler

Dan ketika saat ini manusia merayakan kebebasan mencari keuntungan modal (kapital) bangunan hebat dibuat untuk itu juga. Sebut saja WTC, Petronas Tower, John Hancock Tower, Empire State Building, Taipei 101, hingga Burj Al Dubai. Semua bangunan itu dibuat untuk merayakan kekayaan modal.

Ada juga beberapa bangunan hebat dibuat dengan motivasi yang tidak biasa, Great Wall. Tembok Besar China ini dibuat karena sebuah "ketakutan" ketakutan yang dapat menciptakan karya yang luar biasa, ketika melihat bangunan ini pasti akan terkagum tetapi saya lebih terkagum terhadap bangsa Mongol, betapa hebatnya kekuatan tentara Mongol hingga kerajaan China berkorban harta dan nyawa hanya untuk membangun benteng menahan serangan tentara Mongol

Ada juga cerita cinta yang luar biasa hingga tercipta bangunan spektakuler, Taj Mahal. Konon seorang raja dari India ini begitu mencintai istrinya hingga saat kematiannya sang raja merasa kehilangan dan sangat terpukul kemudian membuat bangunan ini untuk mengenang istrinya.

Peradaban seperti apakah yang akan tercipta di bumi ini? kita tunggu saja bangunan-bangunan hebat yang akan terjadi. Kalau saya cuma ingin bangun Poskamling buat ngobrol dan begadang.